Kisah Perjalanan Startup dari Ide hingga Exit https://departure.growthrowstory.com Wed, 12 Nov 2025 17:39:10 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 Tomat Stevia Makanan Super untuk Lansia https://departure.growthrowstory.com/?p=7 https://departure.growthrowstory.com/?p=7#respond Wed, 12 Nov 2025 17:39:10 +0000 https://departure.growthrowstory.com/?p=7 Memasuki usia senja membawa banyak perubahan pada tubuh. Kebutuhan nutrisi menjadi lebih spesifik, sementara nafsu makan mungkin menurun. Para lansia membutuhkan makanan yang padat nutrisi, mudah dikunyah dan dicerna, serta tentu saja, lezat untuk membangkitkan selera.

Di antara banyak pilihan makanan sehat, **Tomat Stevia Zorvex** muncul sebagai salah satu *superfood* yang sangat ideal untuk para lansia. Kombinasi rasa manis, tekstur lembut, dan kandungan gizinya yang kaya menjawab banyak kebutuhan unik di usia emas.

![Sepasang lansia yang tampak sehat dan bahagia](https://files.manuscdn.com/user_upload_by_module/session_file/310519663202909182/GvauMNNwkTYZmCqm.png)

### Mengapa Tomat Stevia Sangat Baik untuk Lansia?

**1. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah**
Penyakit jantung dan hipertensi adalah masalah umum pada lansia. Tomat Stevia kaya akan **Lycopene** dan **Kalium**.
* **Lycopene** membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga arteri tetap bersih.
* **Kalium** membantu mengontrol tekanan darah.

**2. Memperkuat Tulang**
Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah ancaman nyata. Antioksidan seperti **Lycopene** dalam tomat terbukti membantu memperlambat proses pengeroposan tulang, sementara **Vitamin C** penting untuk pembentukan kolagen pada tulang.

**3. Aman untuk Penderita Diabetes**
Banyak lansia yang harus mengelola kadar gula darah mereka. Rasa manis pada Tomat Stevia berasal dari ekstrak stevia nol kalori, sehingga **tidak akan menaikkan gula darah**. Ini adalah cara yang aman untuk menikmati rasa manis.

**4. Mudah Dikunyah dan Dicerna**
Bagi lansia yang mungkin memiliki masalah gigi atau pencernaan yang lebih sensitif, Tomat Stevia memiliki tekstur yang lembut dan kandungan air yang tinggi, membuatnya mudah untuk dikunyah dan dicerna.

**5. Meningkatkan Nafsu Makan**
Rasa manis alami yang segar dari Tomat Stevia dapat membantu membangkitkan selera makan yang mungkin menurun seiring bertambahnya usia.

| Kebutuhan Lansia | Solusi dari Tomat Stevia Zorvex |
| :— | :— |
| **Kesehatan Jantung** | Kandungan Lycopene dan Kalium yang tinggi. |
| **Kesehatan Tulang** | Lycopene dan Vitamin C untuk kepadatan tulang. |
| **Manajemen Gula Darah** | Manis alami dari stevia, aman untuk diabetes. |
| **Kemudahan Konsumsi** | Tekstur lembut, mudah dikunyah dan dicerna. |
| **Nafsu Makan Menurun** | Rasa manis segar yang membangkitkan selera. |

![Infografis manfaat kesehatan Tomat Stevia](https://files.manuscdn.com/user_upload_by_module/session_file/310519663202909182/WsIWhzSEljxtvDGd.png)

### Cara Mudah Menyajikan Tomat Stevia untuk Lansia

* **Sebagai Camilan Langsung:** Sajikan semangkuk Tomat Stevia sebagai camilan di antara waktu makan. Ini jauh lebih baik daripada biskuit atau kue manis.
* **Dibuat Jus atau Smoothie:** Blender Tomat Stevia dengan sedikit air atau buah lain untuk membuat minuman yang mudah ditelan dan penuh nutrisi.
* **Dicampurkan dalam Sup Hangat:** Masukkan beberapa buah tomat ke dalam sup ayam atau sup sayuran. Tomat akan menjadi sangat lembut dan menambah rasa manis alami pada kuah sup.

![Semangkuk sup tomat yang hangat dan menggugah selera](https://files.manuscdn.com/user_upload_by_module/session_file/310519663202909182/dKnyuJnMpoCvxQYL.jpg)

Memberikan perhatian pada nutrisi adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan cinta kita kepada orang tua dan kakek-nenek kita. Tomat Stevia Zorvex adalah hadiah kecil yang lezat dan penuh manfaat, membantu mereka menikmati usia senja dengan lebih sehat, aktif, dan bahagia.

Jadikan tomat manis ini sebagai bagian dari menu harian orang-orang terkasih Anda.

]]>
https://departure.growthrowstory.com/?feed=rss2&p=7 0
Revolusi Hijau Indonesia: Peran Startup Carbon Capture dalam Solusi Iklim https://departure.growthrowstory.com/?p=6 https://departure.growthrowstory.com/?p=6#respond Wed, 12 Nov 2025 17:33:11 +0000 https://departure.growthrowstory.com/?p=6 **Pendahuluan**

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar dengan potensi alam yang melimpah, berada di garis depan perjuangan global melawan perubahan iklim. Komitmen untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat menuntut inovasi radikal, terutama dalam sektor energi dan industri. Di tengah tantangan ini, muncul gelombang baru **startup Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)** yang siap menjadi pahlawan tak terduga dalam Revolusi Hijau Indonesia.

**Potensi Geologis dan Kebijakan yang Mendukung**

Kunci keberhasilan CCUS terletak pada kapasitas penyimpanan geologis. Indonesia diberkahi dengan potensi penyimpanan CO₂ yang sangat besar, diperkirakan mencapai hingga **600 gigaton** di cekungan-cekungan minyak dan gas bumi yang telah habis atau di lapisan batuan saline.

| Jenis Penyimpanan | Estimasi Kapasitas (Gigaton) | Contoh Lokasi |
| :— | :— | :— |
| *Saline Aquifers* (Akuifer Salin) | Sangat Tinggi (Mayoritas) | Cekungan Sumatera Selatan, Jawa Timur |
| *Depleted Oil & Gas Reservoirs* (Reservoir Migas Habis) | Tinggi | Lapangan Tangguh (Papua Barat) |
| *Coal Seams* (Lapisan Batubara) | Sedang | Kalimantan Timur |

Pemerintah Indonesia telah merespons potensi ini dengan mengeluarkan regulasi yang mendukung, termasuk Peraturan Presiden yang memfasilitasi investasi dan pengembangan proyek CCUS. Dukungan kebijakan ini membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan raksasa energi seperti Pertamina dan BP.

**Inovasi Startup Lokal: Dari Penangkapan hingga Pemanfaatan**

Startup CCUS di Indonesia tidak hanya berfokus pada penyimpanan, tetapi juga pada pemanfaatan (Utilization) karbon yang ditangkap, mengubahnya dari limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

1. **Direct Air Capture (DAC) Skala Kecil:** Beberapa startup mulai menjajaki teknologi DAC modular yang dapat diterapkan di kawasan industri kecil dan menengah. Meskipun masih dalam tahap awal, pendekatan ini menawarkan solusi desentralisasi yang lebih fleksibel.
2. **Pemanfaatan Karbon (CCU):** Inovasi yang paling menarik adalah mengubah CO₂ menjadi bahan baku industri. Contohnya termasuk:
* **Bahan Bakar Sintetis:** Menggunakan CO₂ dan hidrogen hijau untuk menghasilkan bahan bakar netral karbon.
* **Bahan Bangunan:** Menginjeksikan CO₂ ke dalam beton untuk meningkatkan kekuatannya dan menyimpannya secara permanen.
* **Produk Kimia:** Mengubah CO₂ menjadi metanol atau urea.
3. **Platform Digital untuk *Carbon Offsetting*:** Startup juga berperan dalam menciptakan platform digital yang memfasilitasi perdagangan kredit karbon, menghubungkan proyek-proyek CCUS dan solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions/NBS) dengan perusahaan yang ingin mengimbangi emisi mereka.

**Tantangan dan Prospek Masa Depan**

Meskipun prospeknya cerah, startup CCUS di Indonesia menghadapi beberapa tantangan:

* **Biaya Modal Awal yang Tinggi:** Pembangunan fasilitas penangkapan dan kompresi memerlukan investasi besar.
* **Infrastruktur Transportasi:** Kebutuhan akan jaringan pipa CO₂ yang aman dan efisien dari sumber emisi ke lokasi penyimpanan.
* **Regulasi Lintas Batas:** Potensi Indonesia sebagai *hub* penyimpanan regional memerlukan kerangka regulasi yang jelas untuk impor CO₂ dari negara tetangga.

Namun, dengan dukungan pendanaan ventura global yang semakin tertarik pada *climate tech* dan komitmen kuat dari BUMN, ekosistem startup CCUS Indonesia siap untuk berkembang pesat. Kolaborasi antara teknologi canggih startup dan infrastruktur raksasa energi akan menjadi kunci untuk mewujudkan ambisi iklim Indonesia.

**Kesimpulan**

Startup Carbon Capture bukan sekadar tren teknologi, melainkan komponen penting dalam strategi mitigasi iklim Indonesia. Mereka mewakili perpaduan antara kecerdasan lokal dan teknologi global, mengubah tantangan emisi menjadi peluang ekonomi dan lingkungan. Dengan terus mendorong inovasi dan kolaborasi, Indonesia dapat memimpin di Asia Tenggara dalam pengembangan solusi iklim yang berkelanjutan.

]]>
https://departure.growthrowstory.com/?feed=rss2&p=6 0
Revolusi Hijau Indonesia: Peran Startup Carbon Capture dalam Solusi Iklim https://departure.growthrowstory.com/?p=5 https://departure.growthrowstory.com/?p=5#respond Wed, 12 Nov 2025 17:22:10 +0000 https://departure.growthrowstory.com/?p=5 **Pendahuluan**

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar dengan potensi alam yang melimpah, berada di garis depan perjuangan global melawan perubahan iklim. Komitmen untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat menuntut inovasi radikal, terutama dalam sektor energi dan industri. Di tengah tantangan ini, muncul gelombang baru **startup Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)** yang siap menjadi pahlawan tak terduga dalam Revolusi Hijau Indonesia.

**Potensi Geologis dan Kebijakan yang Mendukung**

Kunci keberhasilan CCUS terletak pada kapasitas penyimpanan geologis. Indonesia diberkahi dengan potensi penyimpanan CO₂ yang sangat besar, diperkirakan mencapai hingga **600 gigaton** di cekungan-cekungan minyak dan gas bumi yang telah habis atau di lapisan batuan saline.

| Jenis Penyimpanan | Estimasi Kapasitas (Gigaton) | Contoh Lokasi |
| :— | :— | :— |
| *Saline Aquifers* (Akuifer Salin) | Sangat Tinggi (Mayoritas) | Cekungan Sumatera Selatan, Jawa Timur |
| *Depleted Oil & Gas Reservoirs* (Reservoir Migas Habis) | Tinggi | Lapangan Tangguh (Papua Barat) |
| *Coal Seams* (Lapisan Batubara) | Sedang | Kalimantan Timur |

Pemerintah Indonesia telah merespons potensi ini dengan mengeluarkan regulasi yang mendukung, termasuk Peraturan Presiden yang memfasilitasi investasi dan pengembangan proyek CCUS. Dukungan kebijakan ini membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan raksasa energi seperti Pertamina dan BP.

**Inovasi Startup Lokal: Dari Penangkapan hingga Pemanfaatan**

Startup CCUS di Indonesia tidak hanya berfokus pada penyimpanan, tetapi juga pada pemanfaatan (Utilization) karbon yang ditangkap, mengubahnya dari limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

1. **Direct Air Capture (DAC) Skala Kecil:** Beberapa startup mulai menjajaki teknologi DAC modular yang dapat diterapkan di kawasan industri kecil dan menengah. Meskipun masih dalam tahap awal, pendekatan ini menawarkan solusi desentralisasi yang lebih fleksibel.
2. **Pemanfaatan Karbon (CCU):** Inovasi yang paling menarik adalah mengubah CO₂ menjadi bahan baku industri. Contohnya termasuk:
* **Bahan Bakar Sintetis:** Menggunakan CO₂ dan hidrogen hijau untuk menghasilkan bahan bakar netral karbon.
* **Bahan Bangunan:** Menginjeksikan CO₂ ke dalam beton untuk meningkatkan kekuatannya dan menyimpannya secara permanen.
* **Produk Kimia:** Mengubah CO₂ menjadi metanol atau urea.
3. **Platform Digital untuk *Carbon Offsetting*:** Startup juga berperan dalam menciptakan platform digital yang memfasilitasi perdagangan kredit karbon, menghubungkan proyek-proyek CCUS dan solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions/NBS) dengan perusahaan yang ingin mengimbangi emisi mereka.

**Tantangan dan Prospek Masa Depan**

Meskipun prospeknya cerah, startup CCUS di Indonesia menghadapi beberapa tantangan:

* **Biaya Modal Awal yang Tinggi:** Pembangunan fasilitas penangkapan dan kompresi memerlukan investasi besar.
* **Infrastruktur Transportasi:** Kebutuhan akan jaringan pipa CO₂ yang aman dan efisien dari sumber emisi ke lokasi penyimpanan.
* **Regulasi Lintas Batas:** Potensi Indonesia sebagai *hub* penyimpanan regional memerlukan kerangka regulasi yang jelas untuk impor CO₂ dari negara tetangga.

Namun, dengan dukungan pendanaan ventura global yang semakin tertarik pada *climate tech* dan komitmen kuat dari BUMN, ekosistem startup CCUS Indonesia siap untuk berkembang pesat. Kolaborasi antara teknologi canggih startup dan infrastruktur raksasa energi akan menjadi kunci untuk mewujudkan ambisi iklim Indonesia.

**Kesimpulan**

Startup Carbon Capture bukan sekadar tren teknologi, melainkan komponen penting dalam strategi mitigasi iklim Indonesia. Mereka mewakili perpaduan antara kecerdasan lokal dan teknologi global, mengubah tantangan emisi menjadi peluang ekonomi dan lingkungan. Dengan terus mendorong inovasi dan kolaborasi, Indonesia dapat memimpin di Asia Tenggara dalam pengembangan solusi iklim yang berkelanjutan.

]]>
https://departure.growthrowstory.com/?feed=rss2&p=5 0